Ok guys, ini
artikel ketiga saya di blog ini yang merupakan bagian ketiga dari artikel
sebelumnya yang dapat anda lihat disini : bag-1 – bag-2.
Sebelum
agan melanjutkan membaca cerita saya ini, perlu saya ingatkan terlebih dahulu
bahwa segala tindakan/keputusan yang saya ambil dalam cerita ini adalah
berdasarkan pemahaman saya sendiri. Tindakan/keputusan ini tidak mutlak untuk
anda jadikan sebagai panduan tetap, namum bisa anda jadikan sebagai panduan
sementara atau tambahan pengetahuan saja.
Sedikit
catatan bahwa pertandingan yang akan saya ceritakan di bawah ini adalah
pertandingan yang kedua, karena pertandingan pertama tidak sempat saya simpan.
Kronologinya seperti ini, pada pertandingan pertama saya sempat menang dengan
skor besar seperti yang dapat anda lihat pada gambar di bawah ini.
![]() |
| Pertandingan pertama yang belum sempat disave. |
Screenshots
yang ada di atas masih sempat saya abadikan sesaat setelah pertandingan
berakhir. Namun setelah saya akan menyimpan (save) game (sekitar 5 detik
setelah saya menekan ctrl+s) tiba-tiba listrik padam. Kebayang kan bagaimana
perasaan saat saya pada saat itu? Ingin sekali meluapkan amarah ini, tapi tak
tahu kepada siapa.
Saat akan
melanjutkan main game lagi, saya masih tidak mood untuk melanjutkan save-an
saya. Akhirnya saya buka FM16 dan membuat save-an baru. Saat memainkan FM16
saya malah merasa kangen untuk memainkan FM15 karena ada rasa penasaran untuk
mengetahui hasilnya seperti apa jika saya memainkannya lagi. Alasan lainnya
adalah alasan utama kenapa saya belum move-on dari FM15 adalah FM15 saya saat
ini sudah terinstal sound pack/komentator pack sementara FM16 belum terinstal
sound pack/komentator pack. Akhirnya saya quit game dari FM16 dan melanjutkan
save-an saya di FM15.
MATCH
Setelah
selesai merancang taktik, tibalah saatnya saya akan menceritakan bagaimana saat
pertandingan. Pertandingan akan segera digelar, Barcelona menjadi tim yang
diunggulkan oleh Odds kali ini, namun kami tidak ingin terlena dengan status
tersebut. Saatnya memilih skuad yang bermain sebagai starter.
Pemain Inti :
GK – C. Bravo
dengan role SK-support (Ter Stegen terpaksa dicadangkan untuk pertandingan
kali ini karena kurang konsisten mainnnya dari musim kemarin)
DR – D. Alves
dengan role WB-support
CBR – G. Pique
dengan role CD-support
CBL – M.
Bartra dengan role CD-support
DL – J. Alba
dengan role WB-support
DM – S.
Busquet dengan role Regista-support
MCR – I. Rakitic
dengan role BBM-support (posisi dan role antara Rakitic dengan S. Roberto
diubah pada saat pemilihan skuad, mengingat pada pertandingan pertama Madrid
menggunakan formasi 4-1-4-1 dengan posisi E. Banega di posisi MCL sebagai
CM-support)
MCL – S.
Roberto dengan role CM-support
AMR – Lionel Messi
dengan role IF-attack
AML – Neymar dengan
role IF-attack
STC – Luis Suarez
dengan role DLF-attack
Pemain Pengganti :
Ter Stegen (GK), Danilo (DR), Adriano (DL), A. Dragovic (CB), Munir (ST), A. Iniesta (MC), dan J. Mascherano (DM)
Untuk melihat
bagaimana taktik yang telah saya buat itu bekerja dengan baik atau tidaknya,
saya mengaktifkan menonton video pertandingan secara full (biasanya saya hanya
mengaktifkan pilihan extended, untuk mempersingkat waktu). Kita bisa memilih
mengaktifkan pilihan extended jika memang kita sudah mampu menilai atau
menganalisa dengan cepat suatu pertandingan menski hanya ditayangkan sekedar
sebuah highlight saja.
Babak pertama
dimulai, si kulit bundar diapit oleh Rakitic dan Luis Suarez, wasit meniup
pluit tanda pertandingan dimulai. Suarez yang melakukan sentuhan pertama
mengoper bola kepada Rakitic dan langsung berlari menuju zona 11. Bola
diarahkan oleh Rakitic ke belakang kepada Bartra dengan tujuan memancing pemain
Madrid untuk bergerak naik. Bartra mengarahkan bola ke tengah kepada S. Roberto
yang ada di depannya. Roberto sedikit menahan bola menunggu Luis Suarez
memasuki zona 14 kemudian melepaskan umpan panjang kepada Luis Suarez. Nicolas
Nkoulou mencoba menghentikan Suarez tapi gagal, Suarez berhasil melewati
Nkoulou. Suarez drible bola hingga ke dalam kotak penalti mencoba melewati
Sergio Ramos, namun bola berhasil dihadang oleh Ramos dan mengarah kepada Ever
Banega. Banega melepaskan umpan pendek kepada Kross yang ada didepannya. Kross
sedikit menahan bola menunggu para pemain Madrid lainnya untuk naik. Kross
tidak menyadari Sergi Roberto berusaha merebut bola dari belakangnya, Kross
terjatuh namun wasit tidak melihat itu sebagai sebuah pelanggaran. Bola yang
berhasil direbut oleh S. Roberto langsung diarahkan kepada Neymar yang berusaha
naik menjemput bola. Neymar menggiring bola hingga memasuki kotak penalti tanpa
terkawal pemain belakang Madrid lalu melepaskan tembakan ke arah kanan gawang
Madrid (sudut sempit) yang dijaga oleh Keylor Navas. Tendangan keras Neymar
tidak mampu dibendung oleh Navas, bola sempat menyentuh kaki kanan Navas
kemudian mengarah ke awang, GOAL.....!!! Gemuruh sorak penonton langsung
memenuhi stadion Camp Nou, harapan untuk bisa mengejar defisit 2 gol pun makin
kuat. 1-0 untuk Barcelona yang dicetak oleh Neymar pada 00:20.
![]() |
| Kick off babak pertama |
![]() |
| Awal proses terjadinya gol pertama |
Gol pertama ini terjadi dengan sangat cepat yang
membuat para pemain Madrid tidak sempat menyadarinya. Gol ini terjadi dengan
strategi yang sesuai dengan rencana saya menjadikan para pemain di posisi AMR
dan AML sebagai pemain kunci, dan proses gol ini telah membuktikannya. Meskipun
pada awalnya Suarez yang menjadi target umpan, dimana hal ini dimaksudkan untuk
membuat para pemain Madrid terfokus ke tengah, pergerakan Neymar dan Messi dijadikan
sebagai kunci untuk memanfaatkan perhatian para pemain belakang Madrid yang
terfokus ke tengah. Pada saat Suarez melakukan dribling hingga mencapai area
kota penalti, kedua pemain tengah Madrid Nkoulou dan Ramos ikut menyempit ke
tengah bersamaan dengan kedua wing back mereka. Namun pergerakan wing back kanan
Madrid (Carvajal) untuk mengantisipasi pergerakan Neymar masih kalah cepat
sehingga Neymar lebih dahulu mengeksploitasi half space kanan Madrid. Serangan
Barcelona yang gagal membuat Carvajal mengambil posisi melebar untuk memberikan
opsi jalur umpan baru bagi Kross yang masih menahan bola. Namun pergerakan
Cravajal terbilang lambat dan menjadi sebuah kesalahan baginya karena
membiarkan Neymar yang masih berdiri bebas di half space kanan Madrid sehingga
ini menjadi gol cepat bagi Barcelona.
Baru 5 menit berselang setelah gol pertama tercipta, gol kedua bersarang di gawang Keylor Navas. Kali ini masih terjadi di sektor kanan pertahanan Madrid yang dikawal oleh Dani Carvajal. Bermula dari sebuah lemparan ke dalam yang dilakukan oleh Jordi Alba. Alba melakukan lemparan ke dalam di sisi kanan pertahanan Madrid mengarahkan kepada Neymar yang berdiri di dekatnya. Bola yang diarahkan ke kepala Neymar langsung di sundul dan jatuh ke samping kanan yang kemudian dikejar oleh Alba. Carvajal berusaha menghadang Alba namun Alba berhasil melewatinya dengan aksi yang sangat cantik. Bola diarahkan ke depan dengan cepat kemudian Alba bergerak pula dengan cepat melewat Carvajal, sehingga Carvajal hanya menghadang angin. Bola semakin mendekati garis belakang, Nkoulou terpancing keluar mencoba menutup ruang tembak Alba sehingga membuat Neymar tidak terkawal. Bola diarahkan kepada Neymar. Neymar mencoba mengambil inisiatif untuk segera melepaskan tembakan ke arah gawang, namun dengan cepat Javi Martinez langsung menutup ruang tembak Neymar sehingga membuat Neymar memutar badannya membelakangi Martinez. Alba mencoba bergerak meminta bola, Neymar mengarahkannya kepada Alba. Alba berusaha menggiring bola ke sisi kanan gawang Madrid, Javi Martinez berusaha mengejar dan menutup pergerakan Alba. Dengan cepat Alba melakukan umpan diagonal ke belakang mengarah kepada Sergio Busquet yang berdiri di luar kotak penalti. Kross yang sedari tadi berusaha mengawasi Sergio Busquet tidak menyadari bola telah diarahkan ke kaki Busquet, Busquet tidak berusaha menahan bola, namun dengan satu sentuhan saja, Buqsquet dengan kaki kirinya mengarahkan bola dengan keras ke sisi kanan gawang Keylor Navas. GOAL...!!! menit ke 05:20 bola bersarang ke gawang Madrid, membuat stadion Camp Nou makin bergemuruh. Asa untuk memenangkan pertandingan ini makin besar. Saya menghela nafas panjang dan menghembuskannya untuk menghilangkan ketegangan yang tercipta selama 5 menit pertandingan. 2-0 untuk kemenangan sementara Barcelona.
Baru 5 menit berselang setelah gol pertama tercipta, gol kedua bersarang di gawang Keylor Navas. Kali ini masih terjadi di sektor kanan pertahanan Madrid yang dikawal oleh Dani Carvajal. Bermula dari sebuah lemparan ke dalam yang dilakukan oleh Jordi Alba. Alba melakukan lemparan ke dalam di sisi kanan pertahanan Madrid mengarahkan kepada Neymar yang berdiri di dekatnya. Bola yang diarahkan ke kepala Neymar langsung di sundul dan jatuh ke samping kanan yang kemudian dikejar oleh Alba. Carvajal berusaha menghadang Alba namun Alba berhasil melewatinya dengan aksi yang sangat cantik. Bola diarahkan ke depan dengan cepat kemudian Alba bergerak pula dengan cepat melewat Carvajal, sehingga Carvajal hanya menghadang angin. Bola semakin mendekati garis belakang, Nkoulou terpancing keluar mencoba menutup ruang tembak Alba sehingga membuat Neymar tidak terkawal. Bola diarahkan kepada Neymar. Neymar mencoba mengambil inisiatif untuk segera melepaskan tembakan ke arah gawang, namun dengan cepat Javi Martinez langsung menutup ruang tembak Neymar sehingga membuat Neymar memutar badannya membelakangi Martinez. Alba mencoba bergerak meminta bola, Neymar mengarahkannya kepada Alba. Alba berusaha menggiring bola ke sisi kanan gawang Madrid, Javi Martinez berusaha mengejar dan menutup pergerakan Alba. Dengan cepat Alba melakukan umpan diagonal ke belakang mengarah kepada Sergio Busquet yang berdiri di luar kotak penalti. Kross yang sedari tadi berusaha mengawasi Sergio Busquet tidak menyadari bola telah diarahkan ke kaki Busquet, Busquet tidak berusaha menahan bola, namun dengan satu sentuhan saja, Buqsquet dengan kaki kirinya mengarahkan bola dengan keras ke sisi kanan gawang Keylor Navas. GOAL...!!! menit ke 05:20 bola bersarang ke gawang Madrid, membuat stadion Camp Nou makin bergemuruh. Asa untuk memenangkan pertandingan ini makin besar. Saya menghela nafas panjang dan menghembuskannya untuk menghilangkan ketegangan yang tercipta selama 5 menit pertandingan. 2-0 untuk kemenangan sementara Barcelona.
![]() |
| Awal proses terjadinya gol kedua Barcelona -1 |
![]() |
| Awal proses terjadinya gol kedua Barcelona -2 |
![]() |
| Awal proses terjadinya gol kedua Barcelona -3 |
![]() |
| Goal Sergio Busquet di menit ke 05:20 babak pertama, 2-0 untuk Barcelona |
Tertinggal
2-0 Madrid masih kesulitan untuk mengembangkan permainannya. Setiap serangan
yang berusaha dibangun seakan menghadapi tembok kokoh di lapangan tengan yakni
di zona 8 dan 11. CR7 yang berjuang sendirian di depan berusaha menggiring bola
di tengah (zona 11) diikuti oleh S. Roberto. Bartra datang menghadang dan
menghentikan CR7. S. Roberto memanfaatkan bola liar CR7 lalu mengarahkan bola
kepada Neymar yang berdiri bebas di zona 12. Neymar arahkan bola kepada Suarez di
tengah (zona 11). Ever Banega dan Martinez berusaha merebut bola dari kaki
Suarez, namun bola dengan cepat diarahkan ke sisi kanannya ke arah Rakitic yang
berada di depan kotak penalti. Sedikit menahan bola sambil mencari rekannya,
Rakitic memutuskan melepaskan umpan terobosan kepada Messi yang bergerak melalui
belakang Darijo Srna. Namun bole belum sempat dikejar oleh Messi, Darijo Srna
dengan cepat membuang bola ke belakang sehingga hanya menghasilkan tendangan
sudut untuk Barcelona. Satu hal yang sangat menarik buat saya ketika melihat
momen ini adalah formasi mini berlian yang dibangun oleh Busquet, Rakitic,
Sergi Roberto dan Luis Suarez menjadi formasi yang sulit untuk di lewati oleh
pemain Madrid serta membuat kekompakan Javi Martinez, Ever Banega dan Kross
mudah untuk terpancing keluar dari posisinya.
![]() |
| Formasi ketiga gelandang Madrid yang mudah untuk ditembus oleh serangan Barcelona |
Madrid
berusaha keluar dari tekanan, Kevin Volan menggiring bola ke tengah lalu
mengarahkannya kepada J. Martinez. Rakitic terpancing keluar dari posisinya
melakukan prssing kepada Martinez yang membuat Ever Banega tidak terjaga.
Martinez mengarahkan bola kepada Banega. Banega sedikit memainkan bola menunggu
CR7 berusaha keluar dari jebakan offside, kemudian mengarahkannya lurus ke
depan kepada CR7. CR7 yang ditempel ketat oleh Bartra segera melepaskan
tembakan ke sisi kiri gawang Barcelona yang dijaga oleh Claudio Bravo. Namun bola
belum mengarah sasaran dan hanya melenceng + 1 meter di sisi kanan gawang
Bravo.
![]() |
| Formasi mini berlian Barcelona |
![]() |
| Formasi mini berlian Barcelona vs formasi mini berlian Madrid |
Dari
gambar 11 di atas dapat kita lihat bagaimana pertarungan di lini tengah. Kedua
tim sama-sama membentuk formasi berlian mini. Namun dalam hal ini Barcelona
jelas lebih unggul dari segi jumlah. CR7
yang menjadi ujung tombak dari formasi berlian mini versi Madrid bergerak turun
memancing pergerakan pemain belakang Barcelona. Usahanya cukup berhasil, namun
keberadaan Busquet di posisi lapis kedua pertahanan Barcelona ditambah dengan
posisi Bartra yang bergerak naik melakukan pressing kepada CR7 membuat Madrid
kalah jumlah pemain 4 vs 5. Posisi kedua wing back Barcelona yang bergerak
lebih ke dalam untuk menutup half space, tak mampu dimanfaatkan oleh kedua
pemain sayap Madrid.
Babak
pertama usai dengan skor 2-0 kemenangan sementara untuk Barcelona. Dibabak
kedua saya tidak melakukan perubahan mengingat strategi yang saya mainkan
dibabak pertama sudah sesuai dengan harapan saya. Hal ini ditambah lagi dengan
formasi Madrid yang tidak berubah, dimana saya menganggap Madrid tidak
melakukan perubahan strategi yang cukup besar. Babak kedua berlangsung dengan
sengit, Madrid mulai meningkatkan intensitas serangan mereka dan juga mulai
meningkatkan tempo permainan. Strategi kedua tim yang menggunakan tempo
permainan cukup cepat dan blok pertahanan yang tinggi membuat permainan makin
menarik, kedua tim saling bertukar serangan. Dibabak kedua, kompaksi ketiga
pemain tengah Madrid sedikit terbuka dan menciptakan celah untuk dieksploitasi
baik oleh Rakitic maupun Sergio Roberto. Pergerakan Messi dan Neymar seolah tak
terbendung dan dengan mudahnya mampu mengeskploitasi half space yang ada.
Madrid yang ingin mencoba mengambil alih permainan dengan secara beruntun
membuat serangan kepada pertahanan Barcelona di menit-menit awal, masih juga
tidak mampun menciptakan peluang yang berarti. Beberapa peluang tercipta cukup
mengancam gawang Claudio Bravo, namun belum mampu berbuah gol. Tak ingin
tertekan, Barcelona mencoba mengambil alih kembali permainan dengan mulai
meningkatkan pressing kepada beberapa pemain tengah Madrid. Toni Kross yang
dari awal babak pertama tidak mendapatkan instruksi clossing down, dibabak
kedua nampak mulai melepaskan umpan-umpan panjang kedepan kepada CR7 dan
sekali-kali dilakukannya ke arah sayap. Hali ini dimaksudkan untuk membuat
sebuah serangan balik cepat dengan memanfaatkan kecepatan yang dimiliki oleh
pemain-pemain Madrid untuk dengan cepat mencapai kotak penalti. Tak ingin
kecolongan karena hal ini menjadi salah satu sebab permainan Madrid mulai
berkembang, saya langsung mengaktifkan instruksi clossing down always kepada
Toni Kross. Dan alhasil usaha ini membuat serangan Madrid mulai berkurang.
Bersambung di bag-4 (bagian terakhir), yang membahas analisa hasil pertandingan
Sumber referensi dibuatnya artikel ini :















0 komentar: